Tak usah kau ungkapkan padaku, betapa bunga itu harum baunya...
Tak usah kau perlihatkan padaku bahwa jejak kakiku hanya berupa lima centimeter panjangnya...
Rasakan dan reguklah semua rasa yang bisa kau rasa..
Meski hanya sedikit yang bisa kau torehkan pada kertas jingga yang berisi kerinduan hati...
Biarkan foto dirimu terpatri di ingatanku...
Aku hanyalah bayangan semu yang memaparkan semua fakta...
Ontologis bias yang menyejukkan hati...biarkan pikiranmu terbuka dan bebas lepas melayang di atas awan biru.
Risalah hatiku....Sendiri....
Selasa, 04 Mei 2010
Sunyi
Malam mulai larut,yang ada hanya pemandangan kota yang dingin.Gedung pencakar langit yang ganas pada saat terang,sekarang hanya tenggelam di balut cahaya lampu kota yang menawan.
Ketika kata berucap tanpa tanya dan makna,mampukah kamu menangkap semua imaji yang tertuang didalamnya?.
Bukan hanya aku,tapi juga kau yang mengisyaratkan suatu langkah.
Untuk terus maju ke depan atau kembali ke putaran masa lalu.
Sudah yakinkah engkau akan jawaban hati?.
Ketika kata berucap tanpa tanya dan makna,mampukah kamu menangkap semua imaji yang tertuang didalamnya?.
Bukan hanya aku,tapi juga kau yang mengisyaratkan suatu langkah.
Untuk terus maju ke depan atau kembali ke putaran masa lalu.
Sudah yakinkah engkau akan jawaban hati?.
Membiru
lepas kendali dan penat hati...
Berujung jeruji dan membiru kelabu...
Derap langkah diuji hingga ujung samudera...
Menyayat dan merasuk mimpi....
Resahku sendiri,
ya hanya sendiri...
Tak bisakah kau menemaniku,
sambil menyeduh teh di pagi hari
Saat raut mukaku sudah mulai menua,
Dan kamu pun tertatih melihat kegelisahan hatiku...
Titik-titik hujan tak mampu memudarkan rasaku yang perih ini
Timbul...tenggelam...timbul...tenggelam...
Berujung jeruji dan membiru kelabu...
Derap langkah diuji hingga ujung samudera...
Menyayat dan merasuk mimpi....
Resahku sendiri,
ya hanya sendiri...
Tak bisakah kau menemaniku,
sambil menyeduh teh di pagi hari
Saat raut mukaku sudah mulai menua,
Dan kamu pun tertatih melihat kegelisahan hatiku...
Titik-titik hujan tak mampu memudarkan rasaku yang perih ini
Timbul...tenggelam...timbul...tenggelam...
lalu mati membiru.
Jingga
Laksana tembok tua berwarna kelabu,menorehkan lumut-lumut kecoklatan yang pupus oleh masa.
Di hari itu,kita bertemu,mengikat janji untuk tumbuh menjadi akar yang kuat.
Janji jingga yang indah,menuai semua asa dan melukiskan semua kata.
Kamu,aku dan semerbak aroma peta-peta kota yang terhempas lelah.
Jangan biarkan kita lupa janji jingga di bukit itu,ingat itu ya...
#Momentum Jingga 2#
Di hari itu,kita bertemu,mengikat janji untuk tumbuh menjadi akar yang kuat.
Janji jingga yang indah,menuai semua asa dan melukiskan semua kata.
Kamu,aku dan semerbak aroma peta-peta kota yang terhempas lelah.
Jangan biarkan kita lupa janji jingga di bukit itu,ingat itu ya...
#Momentum Jingga 2#
Seruni
Saat jarimu menyentuh ujung jariku.
Kilauan separadis hijau tercermin dilaut keyakinan...
Ribuan jarak terpisah,hanya tergambar imaji raga yang menanti...
Tubuh ini dipenuhi selaput tebal di setiap incinya.Mengguratkan kemasan kotak tua yang tak berbentuk wujudnya.
Menjadikannya sebuah mozaik mimpi. Ringan seperti kapas dan renyah seperti melodi.
Kilauan separadis hijau tercermin dilaut keyakinan...
Ribuan jarak terpisah,hanya tergambar imaji raga yang menanti...
Tubuh ini dipenuhi selaput tebal di setiap incinya.Mengguratkan kemasan kotak tua yang tak berbentuk wujudnya.
Menjadikannya sebuah mozaik mimpi. Ringan seperti kapas dan renyah seperti melodi.
Beyond Of Memory and Imagination
Sebuah kenangan akan selalu terpatri di dalam ingatan setiap manusia.
Entah itu kenangan yang indah, menyedihkan, menyenangkan ataupun kenangan yang tidak dapat diungkapkan sekaligus. Semua itu merupakan sebuah pengalaman dari indrawi yang tidak dapat kita pisahkan atau kita hilangkan dari tubuh dan pikiran kita. Tapi pernahkan kalian berpikir darimana kita bisa merasakan pengalaman dari ingatan yang pernah terjadi?
Apakah kita bisa mengubah jalur dan arah dari ingatan yang terjadi? apakah kita dapat menciptakan sebuah ingatan yang tidak ingin di kenang?
Menurut Annette Kuhn dalam buku yang berjudul Family Secret, Acts of Memory and imagination. Dia mengatakan bahwa penelitian tentang hubungan antara teks dan ingatan berkolerasi antara ingatan dan masa lalu, ingatan dan waktu, ingatan dan tempat, ingatan dan pengalaman, ingatan dan gambar, serta ingatan dan ketidaksadaran manusia.
Seperti semua pertanyaan yang telah saya ajukan, apakah kita dapat mengubah jalur dan arah dari ingatan yang terjadi?
Menurut saya, siapapun bisa mengubah ingatan yang terjadi dengan cara ingatan tersebut diisi oleh ingatan yang lain. Misalnya, ketika anda memiliki pengalaman di masa lalu ketika anda kecil yang tidak menyenangkan, anda bisa melihat ketika anda sekarang sudah dewasa, apakah anda dapat mengingatnya kembali? ataukah anda berusaha untuk tidak mengingatnya? karna, di dalam alam bawah sadar kita terkumpul banyak kenangan dan banyak kejadian. Maka dari itu, ada beberapa yang harus kita perhatikan untuk mengangkat ingatan tersebut menjadi sebuah ingatan masa lalu yang pernah terjadi.
Bisa dengan cara melihat album foto ketika kita masih kecil atau bertanya kepada sanak saudara seperti apakah kita sewaktu kecil dulu. Apa yang sering kita lakukan sewaktu kecil, kejadian apa sajakah yang kita lalui.
Seperti halnya dejavu, sepertinya di alam bawah sadar kita pernah melakukan kejadian tersebut dan dengan tidak sengaja kita juga mengucapkan kata-kata seperti: " kejadian ini sepertinya pernah aku alami!". Karna ingatan kita terhubung dengan masa lalu dan masa sekarang, oleh sebab itu seakan- akan kita pernah mengalaminya.
Lain halnya sebuah imajinasi, imajinasi adalah sebuah perandaian atau impian yang kita harapkan atau kita cita-citakan agar menjadi sebuah kejadian yang " real" dan dapat terjadi.
Ketika seorang anak berimajinasi, aku ingin menjadi seorang guru. Dengan cara dia melafalkan sebuah kalimat tersebut, itu berarti dia telah bercita-cita atau berharap untuk menjadi seorang guru. Dan ketika semua imajinasi terbentuk dari sebuah keinginan dan pengharapan, maka di alam bawah sadar kita, kita ingin agar semua itu harus bisa terwujud.
Dan karena manusia itu mempunyai akal dan pikiran, maka dari itu kita berusaha dengan segenap hati untuk bisa mewujudkannya. Segala cara dengan belajar, berdoa, meningkatkan hubungan dengan sesama manusia yang lain, browsing, dan selalu semangat serta memiliki optimisme yang tinggi bahwa kita mampu, yakin dan bisa mewujudkan impian kita.
Karna mimpi adalah kunci untuk kita menaklukan dunia. Dan sebuah pengharapan untuk menjadi manusia yang manusiawi.
Apakah kamu mempunyai sebuah impian?
apakah kamu sudah bisa mewujudkannya?
Raih dan Capailah impian terbesarmu^_^
Entah itu kenangan yang indah, menyedihkan, menyenangkan ataupun kenangan yang tidak dapat diungkapkan sekaligus. Semua itu merupakan sebuah pengalaman dari indrawi yang tidak dapat kita pisahkan atau kita hilangkan dari tubuh dan pikiran kita. Tapi pernahkan kalian berpikir darimana kita bisa merasakan pengalaman dari ingatan yang pernah terjadi?
Apakah kita bisa mengubah jalur dan arah dari ingatan yang terjadi? apakah kita dapat menciptakan sebuah ingatan yang tidak ingin di kenang?
Menurut Annette Kuhn dalam buku yang berjudul Family Secret, Acts of Memory and imagination. Dia mengatakan bahwa penelitian tentang hubungan antara teks dan ingatan berkolerasi antara ingatan dan masa lalu, ingatan dan waktu, ingatan dan tempat, ingatan dan pengalaman, ingatan dan gambar, serta ingatan dan ketidaksadaran manusia.
Seperti semua pertanyaan yang telah saya ajukan, apakah kita dapat mengubah jalur dan arah dari ingatan yang terjadi?
Menurut saya, siapapun bisa mengubah ingatan yang terjadi dengan cara ingatan tersebut diisi oleh ingatan yang lain. Misalnya, ketika anda memiliki pengalaman di masa lalu ketika anda kecil yang tidak menyenangkan, anda bisa melihat ketika anda sekarang sudah dewasa, apakah anda dapat mengingatnya kembali? ataukah anda berusaha untuk tidak mengingatnya? karna, di dalam alam bawah sadar kita terkumpul banyak kenangan dan banyak kejadian. Maka dari itu, ada beberapa yang harus kita perhatikan untuk mengangkat ingatan tersebut menjadi sebuah ingatan masa lalu yang pernah terjadi.
Bisa dengan cara melihat album foto ketika kita masih kecil atau bertanya kepada sanak saudara seperti apakah kita sewaktu kecil dulu. Apa yang sering kita lakukan sewaktu kecil, kejadian apa sajakah yang kita lalui.
Seperti halnya dejavu, sepertinya di alam bawah sadar kita pernah melakukan kejadian tersebut dan dengan tidak sengaja kita juga mengucapkan kata-kata seperti: " kejadian ini sepertinya pernah aku alami!". Karna ingatan kita terhubung dengan masa lalu dan masa sekarang, oleh sebab itu seakan- akan kita pernah mengalaminya.
Lain halnya sebuah imajinasi, imajinasi adalah sebuah perandaian atau impian yang kita harapkan atau kita cita-citakan agar menjadi sebuah kejadian yang " real" dan dapat terjadi.
Ketika seorang anak berimajinasi, aku ingin menjadi seorang guru. Dengan cara dia melafalkan sebuah kalimat tersebut, itu berarti dia telah bercita-cita atau berharap untuk menjadi seorang guru. Dan ketika semua imajinasi terbentuk dari sebuah keinginan dan pengharapan, maka di alam bawah sadar kita, kita ingin agar semua itu harus bisa terwujud.
Dan karena manusia itu mempunyai akal dan pikiran, maka dari itu kita berusaha dengan segenap hati untuk bisa mewujudkannya. Segala cara dengan belajar, berdoa, meningkatkan hubungan dengan sesama manusia yang lain, browsing, dan selalu semangat serta memiliki optimisme yang tinggi bahwa kita mampu, yakin dan bisa mewujudkan impian kita.
Karna mimpi adalah kunci untuk kita menaklukan dunia. Dan sebuah pengharapan untuk menjadi manusia yang manusiawi.
Apakah kamu mempunyai sebuah impian?
apakah kamu sudah bisa mewujudkannya?
Raih dan Capailah impian terbesarmu^_^
Kelana
Serpihan matahari pagi masuk ke dalam jendela besi di kereta tua,
Menarik sebuah benang merah perjalanan...
Saat rengkuh memudar di depan mata.
Lalu sepi terhunus terendapkan masa.
Aku menapaki perjalanan antar jarak yang tak terhingga.
Menyusuri bukit yang dipenuhi warna hijau yang indah.
Bersama kereta tua yang selalu setia.
menyongsong hari-hari dengan penuh makna.
Ini bukan hanya tanda baca atau kiasan.
Ini adalah perjalanan jiwa yang terbebas dari semu.
Lepaskan pedih dalam ingatanmu...
Berkelanalah bersamaku.
Jakarta, 3 Mei 2010.
#Momentum Jingga 1#
Menarik sebuah benang merah perjalanan...
Saat rengkuh memudar di depan mata.
Lalu sepi terhunus terendapkan masa.
Aku menapaki perjalanan antar jarak yang tak terhingga.
Menyusuri bukit yang dipenuhi warna hijau yang indah.
Bersama kereta tua yang selalu setia.
menyongsong hari-hari dengan penuh makna.
Ini bukan hanya tanda baca atau kiasan.
Ini adalah perjalanan jiwa yang terbebas dari semu.
Lepaskan pedih dalam ingatanmu...
Berkelanalah bersamaku.
Jakarta, 3 Mei 2010.
#Momentum Jingga 1#
Langganan:
Postingan (Atom)



